Senin, 07 November 2011

Genangan Air di Medayu Utara

Salam Surabaya! Hampir satu pekan ini daerah Surabaya dan sekitarnya mulai diguyur hujan. Intensitasnya bervariasi dari hujan gerimis hingga hujan yang agak lebat. Dari yang cuma beberapa menit hingga yang berjam-jam. Lambat tapi pasti mulai muncul genangan air disana-sini, di sepanjang jalan.

Tak terkecuali di wilayah Medayu Utara yang kalau dilihat di peta hanya berjarak tidak lebih dari 5 kilometer dengan tepi pantai timur. Di gang II misalnya, sudah terlihat selokan yang mulai dipenuhi. Bahkan di ruas sebelah utara tampak genangan air yang meluber ke hampir sepanjang jalan. Jikalau dalam satu pekan saja sudah seperti ini, sulit untuk dibayangkan bagaimana halnya jikalau musim hujan berlangsung selama 3-4 bulan lamanya.

Konon kabarnya, penataan saluran air menjadi polemik di antara para ketua RT dan RW. Apakah jalannya air itu ke Utara atau ke Selatan? Dimana letak pintu airnya? Bagaimana dengan pompa air? Intinya semua ketua RT maupun RW berkeinginan supaya rumah warga dan jalannya tidak kebanjiran. Namun sulit mendapatkan titik temu. Semoga pemerintah terkait bisa membantu menyelesaikan. Tentunya dengan melibatkan tenaga pakar yang memang ahli di bidangnya.

Minggu, 06 November 2011

Buang Sampah ke Sungai

Tadi pagi (7/11/2011) saat berangkat menuju kantor, saya melihat seorang ibu muda membuang sebungkus kresek sampah ke dalam sungai di dekat Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Medokan Ayu, Rungkut. Tanpa rasa bersalah, tanpa menampakkan raut muka malu maupun penyesalan. Sepertinya mereka sudah terbiasa. Modusnya, si ibu muda dibonceng naik sepeda motor oleh seorang pria, mungkin suaminya. Mereka melaju dengan cukup kencang dari timur menuju barat menyisir tepian sungai. Dan pada suatu titik tas kresek pun dilemparkan masuk ke dalam sungai. Byur.

Saya teringat tentang Peraturan Daerah tentang larangan membuang sampah sembarangan. Bahkan dendanya bisa sampai jutaan rupiah. Namun, itu semua sepertinya tinggal isapan jempol belaka. Perda yang begitu baik, tidak bisa dimaksimalkan pengaruhnya karena kelemahan dalam hal implementasi sekaligus pengawasannya oleh pemerintah. Kalau budaya seperti itu masih terus ada di masyarakat, ya yang namanya masalah banjir di kota ini akan semakin sulit untuk diatasi. Semoga pemkot Surabaya bisa berbuat lebih banyak lagi. [ncw]

Salam Hangat, Warga Surabaya

Weblog ini dimaksudkan untuk menjadi media sharing informasi terkini dari dan bagi warga Surabaya. Tidak hanya oleh owner tetapi bisa juga dari kontributor-kontributor yang terpercaya. Liputan yang disampaikan bisa berisi berita, agenda kota maupun keluhan masyarakat dari setiap penjuru Kecamatan, bahkan pelosok-pelosok Kelurahan hingga juga dari pusat-pusat keramaian massa. Kita tuliskan peristiwa di sekitar, baik yang kita rekam selama perjalanan maupun melalui pengamatan khusus. Semoga semua ini bisa membuat Kota Pahlawan kita ini semakin baik di masa yang akan datang. Merdeka! :)